Memasuki periode dengan kebutuhan medis yang dinamis, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surabaya terus berkomitmen untuk memberikan transparansi informasi mengenai ketersediaan layanan transfusi bagi seluruh warga Jawa Timur. Melalui pengumuman rutin mengenai update stok darah, masyarakat kini dapat dengan mudah memantau ketersediaan kantong darah untuk semua golongan, mulai dari A, B, O, hingga AB, termasuk rhesus negatif yang langka. Laporan berkala ini sangat krusial bagi pasien yang sedang menjalani prosedur bedah maupun terapi rutin di rumah sakit. Di sisi lain, PMI Surabaya juga terus mengoordinasikan langkah darurat guna mengantisipasi krisis lingkungan, seperti bantuan distribusi air bersih bagi wilayah terdampak kekeringan ekstrem agar kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi secara maksimal.
Ketersediaan stok darah yang stabil di Surabaya didukung oleh partisipasi aktif masyarakat dan kelompok pendonor tetap yang sangat loyal. Setiap harinya, Unit Donor Darah (UDD) PMI Surabaya menargetkan pengumpulan ratusan kantong darah untuk mengimbangi tingginya permintaan dari rumah sakit rujukan utama seperti RSUD Dr. Soetomo. Dengan laporan stok yang diperbarui secara real-time melalui situs resmi dan layar informasi di markas, keluarga pasien tidak perlu lagi merasa panik atau bingung saat membutuhkan bantuan transfusi. Transparansi ini juga meminimalisir praktik percaloan darah yang sangat merugikan dan memastikan bahwa akses terhadap darah diberikan secara adil berdasarkan prioritas kebutuhan medis.
Manajemen stok darah di Surabaya juga melibatkan teknologi cold chain (rantai dingin) yang sangat canggih guna menjaga kualitas komponen darah tetap prima. Darah yang telah diambil dari pendonor segera dipisahkan menjadi beberapa komponen seperti sel darah merah pekat (PRC), trombosit (TC), dan plasma segar beku (FFP). Setiap komponen memiliki masa simpan dan suhu penyimpanan yang berbeda-beda, sehingga ketelitian petugas dalam melakukan inventarisasi sangatlah penting. Laporan ketersediaan stok yang dirilis tidak hanya menyebutkan jumlah kantong, tetapi juga rincian komponen yang siap digunakan, sehingga tim dokter dapat merencanakan tindakan medis dengan data yang lebih akurat.
Selain menjaga stok reguler, PMI Surabaya juga secara aktif menggalang donor darah khusus untuk golongan darah langka (rhesus negatif). Pendonor dengan rhesus negatif didata secara khusus dalam database “Gold” agar sewaktu-waktu dibutuhkan, mereka dapat segera dihubungi untuk melakukan donor darurat. Edukasi kepada masyarakat mengenai golongan darah langka ini terus dilakukan untuk menghapus stigma atau kekhawatiran yang tidak perlu. Dengan memiliki komunitas pendonor darah langka yang solid, Surabaya telah berhasil menyelamatkan banyak nyawa pasien mancanegara maupun warga lokal yang memiliki karakteristik darah unik tersebut.