Kota Surabaya kembali menjadi saksi bisu pilunya nasib pekerja migran Indonesia (PMI) yang menjadi korban penipuan online di Kamboja. Jenazah Rizal Sampurna (28), seorang pemuda asal Banyuwangi, tiba di Bandara Internasional Juanda Surabaya pada Minggu malam (11/5/2025) setelah menjadi korban sindikat penipuan online yang beroperasi di Phnom Penh, Kamboja. Kedatangan jenazah disambut isak tangis keluarga dan kerabat yang telah menanti dengan penuh harap.
Rizal menjadi salah satu dari sekian banyak PMI yang tergiur dengan tawaran pekerjaan daring dengan gaji menggiurkan di Kamboja. Namun, sesampainya di sana, ia justru terjebak dalam jaringan online scam dan dipaksa bekerja sebagai penipu dengan target Warga Negara Indonesia. Kondisi kerja yang penuh tekanan dan jauh dari harapan membuatnya mengalami depresi hingga akhirnya dilaporkan meninggal dunia akibat serangan jantung pada 17 Maret 2025.
Kabar duka ini tentu menambah daftar panjang PMI yang menjadi korban penipuan dan eksploitasi di luar negeri, khususnya di Kamboja yang marak dengan praktik online scam yang meresahkan. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh telah berupaya keras memfasilitasi pemulangan jenazah Rizal ke tanah air untuk dimakamkan di kampung halamannya.
Setibanya di Surabaya, jenazah Rizal langsung diberangkatkan menuju kampung halamannya di Banyuwangi. Perwakilan Kemlu RI dan BP3MI Jawa Timur turut mengantarkan jenazah hingga rumah duka, sebagai bentuk perhatian dan tanggung jawab negara terhadap warganya yang menjadi korban di negeri orang.
Kasus tragis yang menimpa Rizal ini menjadi pengingat yang sangat pahit bagi masyarakat Indonesia, khususnya generasi muda yang aktif di dunia maya, untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri yang tidak jelas dan mencurigakan, terutama yang beroperasi secara daring melalui media sosial. Pemerintah terus mengimbau agar calon PMI selalu menggunakan jalur resmi dan terpercaya untuk menghindari menjadi korban penipuan dan eksploitasi jaringan online scam yang berbahaya.
Semoga artikel ini dapat memberikan informasi dan manfaat untuk para pembaca, terimakasih !