Sejarah Berdirinya PMI: Peran Penting Drs Mohammad Hatta di Balik Terbentuknya

Perjalanan Palang Merah Indonesia (PMI) memiliki sejarah berdirinya PMI yang erat kaitannya dengan proklamasi kemerdekaan. Meskipun gagasan mendirikan Palang Merah di Indonesia sudah ada sejak masa kolonial, realisasinya baru terwujud setelah kemerdekaan. Momen ini menjadi tonggak penting.

Pada 3 September 1945, Presiden Soekarno mengeluarkan instruksi pembentukan Badan Palang Merah Nasional. Perintah ini adalah langkah awal yang sangat krusial, menunjukkan komitmen pemerintah untuk memiliki organisasi kemanusiaan mandiri. Tugas ini kemudian diemban oleh Drs. Mohammad Hatta.

Mohammad Hatta, wakil presiden pertama, mengambil alih inisiatif ini dengan cepat. Beliau memimpin rapat pada 5 September 1945. Dalam rapat inilah, panitia pendiri Palang Merah Indonesia dibentuk. Langkah cepat ini menunjukkan betapa mendesaknya kebutuhan akan organisasi tersebut.

Di balik sejarah berdirinya PMI, peran Hatta sangat sentral. Beliau menunjuk Dr. R. Mochtar sebagai Ketua Umum dan Dr. Buntaran Martoatmodjo sebagai Wakil Ketua. Hatta memastikan bahwa PMI dipimpin oleh tokoh-tokoh yang kompeten dan berdedikasi.

Pada 17 September 1945, PMI secara resmi didirikan. Tanggal ini menjadi hari jadi yang bersejarah. Pengumuman ini menunjukkan bahwa, meskipun dalam kondisi yang sulit, bangsa Indonesia mampu mendirikan organisasi kemanusiaan yang berprinsip dan mandiri.

PMI langsung mengambil peran vital dalam membantu korban perang kemerdekaan. Relawan PMI bekerja tanpa lelah, menembus medan pertempuran untuk merawat para pejuang dan warga sipil. Aksi heroik ini membuktikan nilai-nilai kemanusiaan yang tulus dari PMI.

Di balik sejarah berdirinya PMI, terdapat visi besar Hatta. Beliau ingin PMI menjadi organisasi yang universal, netral, dan independen. Visi ini selaras dengan prinsip-prinsip Palang Merah Internasional, menjadikan PMI diakui di mata dunia.

Kini, setelah puluhan tahun, PMI telah berkembang pesat. Dari sebuah organisasi yang berfokus pada konflik, kini PMI menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana, donor darah, dan pelayanan kesehatan lainnya. PMI terus melanjutkan visi para pendirinya.

Sejarah berdirinya PMI adalah kisah inspiratif tentang bagaimana sebuah bangsa, di tengah perjuangan, mampu mendirikan sebuah organisasi yang didedikasikan untuk kemanusiaan. Ini adalah bukti bahwa semangat gotong royong adalah kekuatan terbesar bangsa.