Dalam situasi darurat, detik-detik pertama setelah insiden terjadi sangat menentukan prognosis korban. Kemampuan memberikan pertolongan pertama yang cepat dan tepat sebelum bantuan medis profesional tiba dapat menjadi pembeda antara hidup dan mati, atau antara cedera ringan dan disabilitas permanen. Oleh karena itu, Pelatihan Dasar Pertolongan Pertama (PP) yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) adalah keterampilan wajib yang harus dikuasai setiap individu. Pelatihan Dasar PP ini membekali masyarakat dengan pengetahuan dan kepercayaan diri untuk bertindak sebagai mata rantai pertama dalam rantai kelangsungan hidup.
Pelatihan Dasar PP oleh PMI dirancang agar mudah dipahami dan dipraktikkan oleh siapa saja, terlepas dari latar belakang profesional mereka. Materi pelatihan mencakup penanganan cedera ringan hingga kasus-kasus kritis, seperti henti jantung, pendarahan hebat, patah tulang, dan tersedak. Salah satu teknik yang paling ditekankan adalah Resusitasi Jantung Paru (RJP) atau Cardiopulmonary Resuscitation (CPR), yang harus segera dilakukan saat seseorang tidak sadarkan diri dan tidak bernapas. Menurut standar PMI Nasional, teknik RJP yang benar harus dilakukan dengan kompresi dada sedalam 5 hingga 6 cm dengan kecepatan 100 hingga 120 kali per menit.
Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada teknik, tetapi juga pada prinsip keselamatan penolong dan korban. Sebelum menyentuh korban, penolong harus memastikan lingkungan sekitar aman. Langkah evaluasi awal (menilai kesadaran, pernapasan, dan sirkulasi) juga menjadi bagian penting dari Pelatihan Dasar ini. PMI secara rutin menyelenggarakan kursus PP ini di berbagai kantor cabang setiap bulan dan mengeluarkan sertifikat yang berlaku selama tiga tahun setelah penerbitan.
Kehadiran individu yang menguasai PP merupakan Kontribusi PMI dalam membangun masyarakat yang lebih siaga. Mereka menjadi Garda Terdepan dalam kecelakaan sehari-hari, baik di rumah, tempat kerja, atau di jalan raya. Membekali diri dengan Pelatihan Dasar PP adalah bentuk Program Mitigasi risiko yang paling personal dan efektif.